apo nak dikato

Kembali…

Posted on: Jun 17, 2012

Assalamualaikum, Alhamdulillah… setelah 7 bulan laman ini dibiarkan bersawang akhirnya saya berkesempatan untuk kembali menulis di sini. Insya Allah, saya akan kembali menulis di laman rumah sendiri setelah sekian lama menyepikan diri. Terima kasih saya ucapkan atas kesudian para pengunjung, mudah-mudahan segala perkongsian saya di sini bermanfaat dan diterima sebagai amal kebajikan di sisi Allah SWT.

Kepada para pengunjung yang menghantar komen, maaf kerana saya membuatkan kalian ternanti-nanti. Insya Allah saya akan cuba berikan respon mengikut kemampuan saya.

Insya Allah, saya juga akan menunaikan “hutang” saya yang sudah agak lama tertangguh… Kepada sdr Wan Solehah al-Halbani, besarlah harapan saya agar sdr dapat kembali membaca ulasan saya – mudah-mudahan penulisan saya yang tak seberapa ini dapat menjernihkan kekeliruan sdr terhadap Hizbut Tahrir. Saya juga mengharapkan agar sdr Wan Solehah berhenti daripada terus menyebarkan maklumat yang salah terhadap HT. Dalam masa yang sama, saya berharap agar beliau meninggalkan budaya takfir yang begitu mudah beliau lemparkan kepada HT, kerana Rasulullah SAW pernah bersabda;

“Barangsiapa yang melaknat seorang Mukmin maka itu seperti membunuhnya dan barangsiapa yang menuduh seorang Mukmin dengan kekafiran maka itu seperti membunuhnya.” (Sahih Bukhari – Hadis no. 2227)

“Tidak boleh seseorang menuduh orang lain dengan kefasikan dan tidak pula dia menuduhnya dengan kekafiran, melainkan hal ini akan kembali kepadanya jika orang yang tertuduh tidak demikian” (Sahih Bukhari – Kitab al-Adab, hadis no. 2442)

“Apabila seseorang mengatakan kepada saudaranya, “Wahai Kafir!”, maka hal ini akan kembali kepada salah seorang daripada kedua-duanya” (Sahih Bukhari – Kitab al-Adab, hadis no. 6013)

“Barangsiapa mengatakan kepada saudaranya dengan Wahai Kafir, maka kekafiran itu kembali kepada salah satunya” (Sahih Bukhari – Hadis no. 5752)

Sesungguhnya perkara yang aku khuatirkan ke atas kamu semua adalah seseorang yang telah membaca al Quran sehingga apabila telah nampak kepandaiannya dalam al Quran dan dia telah menjadi pendokong Islam, tiba-tiba sahaja dia merubahnya kepada sesuatu yang dikehendaki oleh Allah, maka iapun terlepas dari al Quran dan melemparkannya ke belakang serta mengancam tetangganya dengan pedang sambil melemparinya dengan tuduhan syirik. Aku bertanya : Wahai Nabi ALlah mana di antara keduanya yang lebih patut di anggap melakukan kesyirikan? Orang yang dituduh ataukah yang melemparkan tuduhan? Nabi menjawab : Yang melemparkan tuduhan”. (Hadis dikeluarkan oleh Ibnu Hibban pada hadith no 81 dan Ibnu Kathir dalam tafsirnya jilid II/266, dia berkata : Isnad Hadis ini bagus. Begitu juga ditakhrij oleh Al Bazzar dalam Musnadnya dengan pernyataan yang sama, At Thabroni dalam Al Kabir dan As Saghir dengan pernyataan yang sama dan Ibnu Abi Ashim dalam kitab As Sunnah).

Wallahua’lam…

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Calendar

Jun 2012
F S S M T W T
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archive

Sudahkah anda membaca al-Quran pada hari ini?

Bilakah kali terakhir kita membaca al-Quran?

Truth About Democracy – Click to Read the Article

Democracy is not compatible with Islam

Truth About Democracy

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 12 other followers

Sikap Kita Terhadap Sesama Daie

Sikap Hizbut Tahrir sendiri terhadap gerakan-gerakan Islam lainnya setidaknya tercermin dari pernyataan Amin Nayaf , salah seorang tokoh Hizbut Tahrir –ketika beliau memberikan jawaban atas tuduhan terhadap beliau yang telah menyebarkan pemikiran Mu’tazilah: “Janganlah kalian mencoba untuk mencari permusuhan atau mengarah pada permusuhan terhadap gerakan-gerakan Islam lainnya. Kita harus waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba untuk memecah-belah gerakan-gerakan Islam. Kepada merekalah seharusnya serangan itu dilancarkan.

Persoalan tentang Baiah al-Inah

Blog Stats

  • 107,623 visits

Top Rated

Reminder to All Muslims around the World

“Say: If it be that your fathers, your sons, your brothers, your mates, or your kindred; the wealth that ye have gained; the commerce in which ye fear a decline: or the dwellings in which ye delight – are dearer to you than Allah, or His Messenger, or the striving in His cause;- then wait until Allah brings about His decision (ie. Torment): and Allah guides not the rebellious.” [TMQ Surah At-Tawbah: 24]
%d bloggers like this: