apo nak dikato

Tercicirkah aku?

Posted on: Mac 2, 2010

Tercicirkah aku?

Di keheningan malam, terjaga aku dari tidur yang lena

Mengenangkan peristiwa semalam, merencana agenda hari ini,

dan menduga esok yang bakal berkunjung tiba.

Bara yang digenggam, masih terasa keperitannya,

Namun hampir sahaja ku lepaskan.

Dek kepedihan yang menusuk dan memamah telapakku.


Di saat aku berputus harap,

dan mulai terpesona dek keindahan yang menipu,

Di saat aku menghitung detik perpisahan,

dan semangat di dada yang mulai pudar.

Di saat aku dihimpit kesibukan,

dan terjerat dek permainan dan keasyikan yang tak berkesudahan.


Nah! Tercetusnya peristiwa yang menjentik kesedaranku

Mengimbau kembali semangat yang telah hilang,

Menyedarkan daku kembali akan ikrar dan janjiku,

Untuk berbakti jiwa dan raga demi perjuangan ini.

Perjuangan mendaulatkan kembali agama-Mu.

Perjuangan mengembalikan perisai yang melindungi,

dan panji-panji yang menaungi.


Tersedar aku dari lamunan,

Ya Allah, aku sudah terlalu jauh dari jalan-Mu.

Tercicirkah aku?

Masih belum terlambat…


Semoga aku tidak tergolong dalam kelompok insan yang gugur di pertengahan jalan. Wa iyazubillah…

Seribu kemaafan dipohon kepada pihak yang mendapat kesusahan akibat tindakan saya yang dikira keterlaluan selama ini. Juga kepada mereka yang terguris akibat perbuatan saya yang mengasingkan diri daripada tanggungjawab yang sewajarnya saya penuhi. Bukanlah niat saya sengaja hendak berbuat demikian. Maafkan saya kerana saya tidak dapat menyatakan sebabnya, dan saya percaya inilah yang terbaik dalam keadaan sebegini.Mohon didoakan supaya saya berupaya menghadapinya dan dipermudahkan Allah dalam menangani kemelut yang melanda diri ini. Ameen.

p.s. Maaf sekiranya puisi ini tidak menepati tatacara dan lenggok bahasa yang sebenarnya. Buat makluman, puisi ini merupakan nukilan ketiga saya sepanjang hayat saya ini. Namun apa yang pasti, puisi ini lahir terus dari hati nurani saya. Wallahua’lam…

2 Respons to "Tercicirkah aku?"

Salam,

Pasang dan surut dalam perjuangan adalah perkara biasa bagi insan. Biarpun bergitu, jangan sekali-kali kita tinggalkan perjuangan ini.

Walau rentak perjuangan di hati mula pelahan berbunyi, jangan sekali-kali dibiarkan ia terus berhenti! Kenangkan semula dari mana kita datang dan ke mana pula kita kan kembali.

Ana doakan semoga anta terus istiqamah dengan perjuangan murni ini dan dipermudahkan segala urusan. Semoga kita sama-sama mendapat kebaikan di hari kembali.

Wasalam.

Salam,

Jazakallahu khair akhi atas nasihat yang diberikan… Insya Allah, semoga ana menjadi seorang yang istiqamah di jalan ini. Ameen.

p.s. Bila tengok dalam gambar kat blog akhi Wuzara, ana dapati masing-masing handsome & segak bergaya. Terutama syabab yang berada di sebelah paling kiri dalam gambar yang terakhir tu. hehe. Apapun semoga cabaran ini mengukuhkan lagi iltizam kita untuk teruskan perjuangan ini. Insya Allah…

Wassalam.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Calendar

Mac 2010
F S S M T W T
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archive

Sudahkah anda membaca al-Quran pada hari ini?

Bilakah kali terakhir kita membaca al-Quran?

Truth About Democracy – Click to Read the Article

Democracy is not compatible with Islam

Truth About Democracy

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 12 other followers

Sikap Kita Terhadap Sesama Daie

Sikap Hizbut Tahrir sendiri terhadap gerakan-gerakan Islam lainnya setidaknya tercermin dari pernyataan Amin Nayaf , salah seorang tokoh Hizbut Tahrir –ketika beliau memberikan jawaban atas tuduhan terhadap beliau yang telah menyebarkan pemikiran Mu’tazilah: “Janganlah kalian mencoba untuk mencari permusuhan atau mengarah pada permusuhan terhadap gerakan-gerakan Islam lainnya. Kita harus waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba untuk memecah-belah gerakan-gerakan Islam. Kepada merekalah seharusnya serangan itu dilancarkan.

Persoalan tentang Baiah al-Inah

Blog Stats

  • 107,689 visits

Top Rated

Reminder to All Muslims around the World

“Say: If it be that your fathers, your sons, your brothers, your mates, or your kindred; the wealth that ye have gained; the commerce in which ye fear a decline: or the dwellings in which ye delight – are dearer to you than Allah, or His Messenger, or the striving in His cause;- then wait until Allah brings about His decision (ie. Torment): and Allah guides not the rebellious.” [TMQ Surah At-Tawbah: 24]
%d bloggers like this: